Bang Jaultop, seorang supir truk Toyota buaya bulukan pengangkut pasir. Punya seorang kernet baru, Paijo, orang Jawa tulen asal mBantul, yang gagal menjadi pekerja illegal ke M’sia hingga terdampar di kota ini.
Siang itu, Bang Jaultop memundurkan truknya dipandu oleh Paijo…
“Trus…Truss….Bang!”, aba-aba dari Paijo.
Bang Jaultop dengan mantap memundurkan truknya.
Tiba-tiba…
Gedubrak..!!
Truknya menghantam tembok pagar itu. Dengan marahnya, Bang Jaultop menghentikan truknya dan segera turun menghampiri Paijo, sambil memaki (dengan logat mBatak kental),
“K-e-n-e-k Taik!”, sergahnya ke wajah Paijo.
Dengan hati menciut dan wajah heran, Paijo menjawab lugu (dengan logat Jawa medok),
“Ora kenek taik, Bang!. Kenek tembok….!”







January 14, 2008 at 7:03 am
hehehe
bisa aja lae ini..
-lam kenal lae-
marsipature huta na be..!!
February 4, 2008 at 2:11 am
bah..
bisa-bisa kau ajalah itu..
December 3, 2008 at 9:05 am
pagodang-godang mekkel lae…he.he